Lolos Seleksi Administrasi, Calon JPT Pratama Kutim Siap Ikuti Tahap Asesmen 17-19 November
KUTIM - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) telah menyelesaikan tahap seleksi administrasi open bidding Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama tahun 2025.
Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dinyatakan lolos dan berhak melanjutkan ke tahap selanjutnya, yaitu asesmen.
Jaminan Transparansi dan Objektivitas
Kepala BKPSDM Kutim, Misliansyah (Ancah), menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara terbuka, profesional, transparan, dan berlandaskan prinsip objektivitas dan meritokrasi, tanpa adanya intervensi dari pihak mana pun.
Publik dapat memantau hasil seleksi melalui kanal resmi BKPSDM Kutim. Misliansyah menekankan bahwa hasil yang diumumkan murni didasarkan pada kelengkapan dan kesesuaian berkas yang telah diverifikasi panitia.
Jadwal Tahapan Lanjutan
Setelah pengumuman hasil seleksi administrasi pada 10 November 2025, tahapan seleksi JPT Pratama tahun 2025 akan dilanjutkan dengan agenda sebagai berikut:
• Asesmen: 17 - 19 November 2025
• Penulisan Makalah: 20 November 2025
• Wawancara: 24 - 26 November 2025
• Penetapan Tiga Calon Terbaik: 3 Desember 2025
Peringatan Penting
BKPSDM Kutim juga memberikan peringatan kepada peserta agar berhati-hati terhadap segala bentuk penipuan, sebab seluruh proses seleksi ini tidak dipungut biaya.
Kelalaian peserta dalam memahami pengumuman resmi menjadi tanggung jawab masing-masing.
Jabatan yang dilelang dalam open bidding ini meliputi:
• Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah
• Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)
• Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda)
• Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)
• Kepala Dinas Perkebunan
• Kepala Dinas Kesehatan
Misliansyah menutup pernyataannya dengan harapan bahwa seleksi ini menjadi momentum untuk menempatkan aparatur yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik, sekaligus menjadi babak penting dalam reformasi birokrasi Kutim.(Adv)