Banner

Advertorial Kutai Timur / 15 November 2025 / 103 views

Adaptasi Budaya di Era Digital: Bupati Kutim Ajak Generasi Muda Jadi Inovator Utama Pelestarian Warisan Lokal

KUTIM - Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, termasuk kemunculan kecerdasan buatan (AI), bukanlah ancaman, melainkan peluang besar bagi pelestarian dan pengembangan budaya lokal. Dalam berbagai kesempatan, termasuk saat pembukaan Festival Magic Land 2025, Bupati secara konsisten mendorong generasi muda untuk menjadi penggerak utama (motor) dalam menjaga dan mempromosikan warisan daerah.


Ardiansyah menekankan bahwa pelestarian budaya tidak cukup hanya mengandalkan agenda seremonial atau kegiatan adat tahunan. Diperlukan pendekatan yang lebih modern dan berkelanjutan, yaitu melalui pemanfaatan teknologi digital dan penguatan riset ilmiah. Kombinasi riset yang mendalam akan memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk mendokumentasikan sejarah dan tradisi, sementara kreativitas digital seperti pembuatan konten, film pendek, atau aplikasi berbasis budaya akan memastikan kekayaan lokal seperti seni tingkilan, tarsul, dan tari jepen tetap relevan dan dikenal luas oleh generasi Z dan milenial. Pemkab Kutim juga telah menunjukkan komitmen nyata dengan mendukung rencana memasukkan seni daerah sebagai muatan lokal di sekolah dan siap memberikan dukungan penuh bagi para pegiat seni, sekaligus berencana mengusulkan pemecahan rekor MURI untuk memperkenalkan kebudayaan Kutim ke tingkat nasional. (Adv)

Logo

Jalan Gunung Satu No. 18 RT.05 Margo Balikpapan Barat Kota Balikpapan Kalimantan Timur

Telepon: 085396694449/081289219189 (admin)

Email: arahmediaindonesia@gmail.com

2026 © Media-Masa.ID. All Rights Reserved. Developed by PT. Master Digital Solutions