Disdikbud Kutim Genjot Program Satu Desa Satu PAUD Demi Pemerataan Pendidikan Usia Dini
KUTIM - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus menggenjot implementasi program strategis Satu Desa Satu PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini). Program ini merupakan inisiatif utama pemerintah daerah untuk memastikan pemerataan akses pendidikan anak usia dini, menjangkau seluruh anak di pelosok Kutim, dan meletakkan fondasi yang kuat bagi jenjang pendidikan selanjutnya.
Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menegaskan bahwa program ini sangat krusial mengingat tantangan geografis Kutim yang luas dan terpencil. Dengan memastikan setiap desa memiliki setidaknya satu fasilitas PAUD, kesenjangan akses pendidikan antara wilayah kota dan desa dapat diperkecil secara signifikan. Mulyono menjelaskan, untuk merealisasikan target ini, Disdikbud memberikan dukungan penuh, baik kepada PAUD negeri maupun swasta, melalui bantuan operasional, peningkatan sarana prasarana, serta pelatihan intensif bagi tenaga pendidik.
Fokus utama Disdikbud saat ini adalah meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD di seluruh Kutim. Mulyono berharap, melalui program Satu Desa Satu PAUD, setiap anak usia dini di kabupaten ini akan mendapatkan kesempatan yang sama untuk menikmati layanan pendidikan yang berkualitas, sehat, dan aman. Komitmen ini sejalan dengan visi Pemkab Kutim untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul sejak dini. (Adv)