Perkuat Identitas Budaya: Bupati Ardiansyah Dorong Pembangunan Museum Kutim, Targetkan Rampung dalam Lima Tahun
KUTIM - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) telah memposisikan rencana pembangunan gedung museum daerah sebagai salah satu program prioritas jangka menengah daerah.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa penetapan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat identitas budaya, meningkatkan kualitas edukasi publik, serta mengoptimalkan potensi wisata sejarah daerah.
Ardiansyah menilai, kondisi penyimpanan artefak sejarah yang selama ini hanya tersimpan di bangunan kecil dan tersembunyi perlu segera dibenahi, mengingat kekayaan sejarah Kutim seharusnya dapat diakses publik secara luas.
Menurut Bupati, keberadaan museum yang lebih representatif menjadi kebutuhan mendesak. Ia telah menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim untuk segera melakukan kajian mendalam terkait pendirian museum, yang mencakup kebutuhan ruang, desain bangunan, kategori koleksi yang akan dipamerkan, hingga konsep museum yang dapat mendukung sektor edukasi dan pariwisata.
Ardiansyah mencontohkan potensi geopark yang dimiliki Kutim, yang menjadi bukti bahwa sejarah daerah ini sangat kaya, sehingga museum bukan sekadar opsi, melainkan sebuah keharusan.
Meskipun mengakui pembangunan museum membutuhkan proses panjang dan perencanaan matang, Bupati Ardiansyah berharap proyek ini dapat terealisasi dalam kurun waktu lima tahun masa kepemimpinannya.
Komitmen ini bertujuan agar museum dapat menjadi wadah yang layak dan representatif untuk menampilkan kekayaan artefak, situs arkeologi, dan rekam jejak budaya yang melimpah, sekaligus menjadi pusat referensi sejarah bagi masyarakat, khususnya generasi muda. (adv)